• Ayu Welirang

Visual Cast Novel Mata Pena

Saat saya memulai sebuah kerangka novel, saya tak tahan kalau tak membuat daftar tabel untuk para karakter. Kadang kala, daftar karakter ini malah lebih saya ulik daripada kerangka novel itu sendiri. Tak lupa saya selalu menyelipkan foto-foto tokoh, agar saya selalu ingat gambaran fisik tokoh-tokoh di novel yang sedang saya garap. Apalagi kalau ada tokoh gondrong dan hmmm... itu kayak tokoh kesukaan saya...

Nah, kali ini saya ingin berbagi beberapa gambaran karakter, yang mungkin malah luput ditebar dalam novel. Di Mata Pena, tokoh-tokohnya cukup banyak, karena memang banyak bercerita tentang interaksi para pekerja media cetak. Namun, saya sendiri tak lihai membeberkan ciri-ciri karakter, karena kadang memakan terlalu banyak tempat dalam novel. Oleh karena itu, di Mata Pena sendiri, ciri-ciri karakternya tidak banyak dikeluarkan kecuali untuk tokoh utama. Jadi, bagaimana dong nasib tokoh pendukung?

Agar kita semua nantinya tidak akan lupa pada nasib tokoh pendukung, maka saya ingin membagikan cerita mereka di sini. Bonus foto inspirasi dari karakter itu juga!

Sejak lama, saya ingin punya tokoh bernama "Horizon". Dulu saya pernah membaca novel tentang teka-teki pencarian seorang anonim yang mengirim surel pada perempuan bernama Horison. Entah kenapa hingga sekarang, nama itu terpatri dalam pikiran. Saya pun bertekad untuk membuat nama tokoh yang memiliki unsur langit di dalamnya. Jadilah... begitu.


Inspirasi karakter Horizon Aneska dalam novel Mata Pena oleh Ayu Welirang
Horizon Aneska. Visual cast: Lee Se-young

Horizon Aneska dalam Mata Pena adalah reporter kompartemen kriminal. Ia anak baru, tetapi dia bekerja di tempatnya sekarang lantaran "butuh banget". Sebelumnya, ia pernah bekerja di sebuah media milik pakar humas ternama yang mulai banting setir jadi humas politisi. Makanya, ia rela digaji berapa pun asal bisa pindah. Di lini waktu 2016, Horizon Aneska baru berusia 24 tahun.

Inspirasi tokoh Satria Kelana dari novel investigasi Mata Pena oleh Ayu Welirang.
Satria Kelana. Visual cast: Kim Jae-wook Gondrong (Sumber dari Fanpop)

Satria Kelana ini namanya saya curi dari teman (walau hanya nama belakangnya). Otak saya saat membentuk nama ini langsung memunculkan sosok gondrong, doyan ngopi dan ngebul, dan suka tebar pesona sama cewek mana pun. Namun, dia sebenarnya kalau serius, ya serius banget. Kalau sudah satu, ya satu. Dia indekos, walau enggak pernah pulang ke rumah karena terlalu hobi memburu berita sensasional. Usia sekitar 28 tahun. Setiap menulis adegan Satria dan membayangkan tokohnya adalah Nick Valensi, jiwa fangirling saya langsung bergetar. :|


Inspirasi tokoh Tirta Irawan dalam novel Mata Pena oleh Ayu Welirang.
Tirta Irawan. Visual cast: Lee Jin-wook

Tirta Irawan berusia 30 tahun lebih dan berwibawa. Karena orangnya rajin dan selalu berpikir strategis, ia bisa jadi supervisor, alias redaktur pelaksana di majalah Integral. Dia mengawali karir sebagai reporter pos hukum dan kriminal, hingga akhirnya menjadi redaktur pelaksana. Di bayangan saya, sosoknya itu kayak Star Lord kalau kerja kantoran. HAHA!

Inspirasi tokoh Saraswati Liman dari novel Mata Pena oleh Ayu Welirang.
Saraswati Liman. Visual cast: Haruka Ayase (sumber gambar Uniqlo)

Saraswati Liman adalah teman dekat Tirta dan salah satu redaktur juga. Dia sudah bekerja di Integral sejak masih jadi reporter di kompartemen lain, sampai di 2016 menjadi redaktur pos Lingkungan, Kesehatan, dan Teknologi (Lingkestek). Gaya bicaranya agak santai, blak-blakan cenderung sarkastis. Rambutnya saat ini dipotong bob dan Mbak Saras--begitu dia biasa dipanggil--kini berusia 29 tahun.


Inspirasi tokoh Barli Ardandy dari novel Mata Pena oleh Ayu Welirang.
Barli Ardandy. Visual cast: Mirai Moriyama

Barli Ardandy, redaktur desk Seni dan Hiburan. Hobinya datang dari premiere ke premiere, dan nonton teater di Cikini. Dia berusia 32 tahun, doyan ribut sama Mbak Saras. Bertubuh jangkung, kurus, sering memakai pakaian gaya retro seperti Jarwo Naif (celana cutbray and so on...) Rambutnya gondrong sebahu tapi ikal dan kusut parah.


Inspirasi tokoh Hero Yanuarisan dari novel Mata Pena oleh Ayu Welirang.
Hero Yanuarisan. Visual cast: Issei Takahashi

Hero Yanuarisan, termasuk redaktur yang serius dan selalu berpakaian rapi. Tapi, Mas Hero ini mengamati perkembangan ekonomi di Indonesia, karena ia adalah redaktur pos Ekonomi dan Politik. Anak buahnya alias reporternya cuma satu, Genta Henriyan. Dia kadang pinjam reporter dari posnya Mas Tirta, atau posnya Saras. Rambutnya tersisir rapi, macam manajer bank. Dia berkacamata tebal dan memiliki darah Tionghoa-Sunda.


Inspirasi tokoh Harits Pamitra dari novel Mata Pena oleh Ayu Welirang.
Harits Pamitra. Visual cast: Lee Joon-hyuk.

Selanjutnya adalah Mas Harits. Pendiri Harits Pamitra & Partners, terlihat sok kuasa padahal gampang chickened out. Usia 28 tahun dan terkenal sebagai jubir partai. Bersahabat dengan Gumilang yang lebih tua darinya 7 tahun. Mereka pernah kuliah di satu kampus yang sama.

Segini dulu, nanti dilanjut part 2.

*btw maaf nih inspirasinya aktor dan aktris Jepang sama Korea semua, soalnya biar gampang :))

0 comments

Recent Posts

See All