diy

DIY Projects: Membuat Video Sendiri di Rumah

Work and play at the same time.

Kalau ada keluaran handphone terbaru dan saya disuruh milih, saya pasti nggak akan beli. Uang sekian juta bisa buat beli kamera yang lebih PRO soalnya. Haha! Daaaaan, dari kamera itu, lahirlah video yang dari dulu ingin saya buat tapi belum kesampaian. Kalau pakai kamera pocket itu bisa aja sih, cuma resolusinya nggak terlalu bagus.

Jadilah, setelah kamera itu ada, saya langsung buat beberapa video. Suami saya bertugas sebagai sutradara dan kameramennya, sementara saya yang buat script dan editingnya. Memang nggak sekeren video-video keluaran "Learning Center" pada umumnya, tapi yang penting kan tujuan pembuatan video itu yang lebih utama. Saya ingin berbagi tips tentang menulis, yang mungkin beberapa orang lebih senang melihatnya secara audio visual daripada membaca. Aneh banget ya? Padahal kan, kalau mau jadi penulis memang harus lebih banyak membaca. Kalau kata Stephen King yang selalu saya ingat, begini nih, "If you don't have the time to read, you don't have the time (or tools) to write. Simple as that."

Tapi, ya sudahlah. Karena saya memang orangnya selalu nggak punya waktu untuk menganggur, dan melakukan apapun yang bermanfaat selama saya masih bisa, maka saya coba untuk memproduksi video. Saat ini kualitasnya masih kurang, karena memang take video ini di dalam rumah, sekitar jam 4 sore sampai jam 9 malam. Dan berbagai scene yang diambil cuma buat dua buah video berdurasi tiga menit.

Saya jadi tahu, ternyata begini ya rasanya kalau artis shooting. Mungkin bisa lebih parah, sampai subuh, sampai pagi. Tapi, mereka masih mending sih, nggak harus edit sendiri videonya. Kalau di kasus saya, produksi ya berarti edit sendiri video. Semuanya msaih DIY alias do it yourself. Hitung-hitung belajar.

Saya kebetulan pengguna sistem operasi Linux, jadi nggak pakai aplikasi video editing yang PRO macam Premiere, iMovie, Movie Maker, dan lainnya. Saya cuma bisa pakai aplikasi editing video yang bisa diinstal di Linux OS. Kebetulan ada berbagai aplikasi yang pernah saya coba, tapi laptopnya selalu crash karena beda distro (distribution outlet). Saya pakai Xubuntu yang berbasis Debian, tetapi kalau diinstal KDEnlive yang lebih enak, selalu crash. Jadi, saya balik lagi ke aplikasi bawaan Xubuntu yaitu Openshot Video Editor.

Editing with Openshot Video Editor
Hasilnya memang lumayan, walau kadang ada sedikit error di splicing dan splitting (trimming) video yang saya mau edit. Dan saya selalu melakukan multiple edit setelah render. Jadi, waktu yang saya habiskan di depan laptop bisa sampai 12 jam lebih hanya untuk EDITING. Oh God~

Memang melelahkan, tapi menyenangkan. Belajar memproduksi video berarti belajar untuk take my passion to the next level. Ya nggak? Walau sudah jadi ibu rumah tangga, bukan berarti kegiatan yang bermanfaat itu berhenti kan? Lagipula ada suami yang bertugas sebagai juru macam-macam. Rasanya senang aja kalau didukung seperti itu.

Nah, nggak pengen banyak ngomong lagi, cek aja nih video pertama saya yang sudah mengalami multiple editing dan rendering. Hiks. Dan by the way, jangan lupa like, share, dan subscribe channel-nya ya! Bakalan ada berbagai tips menulis novel yang muncul di channel saya itu.

Selamat menonton! :D


Channel saya di: http://www.youtube.com/c/AyuWelirang

***

Video Ingredients:

Mirrorless Camera: Canon EOS M10, Kit Lens (EF M15 - 45mm)
Tripod: Excell
Video Editor:  Openshot Video Editor
BGM: Bensound.com
Footage Vids: Videezy.com

You Might Also Like

3 comments

  1. untuk pertama kali lagi mampir dimari setelah hibernasi lama. gaya tulisan blogmu udah beda sekarang, lebih dewasa. tsahhh...
    efek udah menikah sepertinya. hahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lebih dewasa kayak gimana nih Bud? Ahahaha. Btw, apa kabaaar? Masih ngeblog? Kok yang budhipedia udah nggak ada dah?

      Delete
    2. udah gak banyak curcolnya... hahahaha
      alhamdulillah baik. iyah nih, budhipedia udah habis domainnya, tinggal arsip doank di blogspot. sekarang bikin blog baru di wordpress, di sini https://kacamatabudi.wordpress.com/ itupun udah jarang posting. :)

      Delete