Skip to main content

Mixtape: Angin Juli

~angin juli~
Beberapa hari lalu, saya sakit. Senin dan Selasa, saya memutuskan untuk bermalas-malasan di rumah saya yang sudah lama ditinggalkan. Rumah tempat saya besar dan berproses. Mungkin, beberapa bulan terakhir ini saya rajin pulang ke rumah, hanya untuk menengok keluarga dan pergi bersama teman-teman yang mungkin hanya ditemui beberapa bulan sekali. Dan karena pertemuan-pertemuan dengan teman yang jarang itu, saya kadang menemui mereka di dunia maya.

Bertegur sapa hingga pagi, membicarakan hal-hal yang kata orang mungkin tak penting, tapi bagi saya itu adalah warna lain menjelang pagi.

Dan hasilnya, saya sakit. Tidak parah, tapi cukup untuk membuat saya sendu selama beberapa hari. Puncaknya, awal Juli kemarin itu. Saya izin pada pimpinan kantor, dan memutuskan untuk beristirahat di rumah. Cuaca Cipageran kala saya sakit rupanya sedang bersahabat. Awan berarak, semarak. Angin kemarau menghembus ke jendela ruangan kontemplasi saya dan gemerisik pepohonan kering mengindahkan semuanya.

Di tengah-tengah pikiran yang carut-marut oleh entah apa, saya menemukan setitik ketenangan ketika suara gemerisik pohon kering itu beradu dengan lagu-lagu di laptop adik, yang lagunya langsung saya impor dari harddisk eksternal. Harddisk yang tidak begitu besar kapasitasnya, tapi cukup untuk membuang jauh rasa haus kala saya ingin dengar musik saya sendiri. Maka, beberapa lagu yang menambah suasana awal Juli jadi lebih sendu ini, muncul samar-samar, kadang bersamaan dengan angin yang memasuki jendela.

Berhubung kalau saya bermonolog terus-terusan, akan makin panjang, jadi saya akan tampilkan sepuluh lagu yang lekat dengan angin sore awal Juli saya. Angin kemarau, angin sakit tapi sendu. Dengan durasi yang hanya empatpuluhtiga menit lewat empatpuluh detik saja, mixtape ini dapat menyalurkan kesenduan saya pada kalian semua.

  1. Mazzy Star - Fade Into You
  2. Arctic Monkeys - 505
  3. Alice in Chains - Nutshell
  4. Coldplay - Sparks
  5. Copeland - The Day I Lost My Voice (The Suitcase Song)
  6. Cascade - She Pretend
  7. Nirvana - Oh Me
  8. The Trees and The Wild - Noble Savage
  9. Wild Nothing - Nocturne
  10. The Swell Season - In These Arms

Selamat menikmati dan mengunduhnya!

***

i wanna hold the hands inside you / in my imagination you waiting lying on your side 
with your hands between your thighs / we chase misprinted lies, we face the path of time / but 
i promise you this, i'll always look out for you, oh that's what i'll do / you see love is a drink 
that goes straight to my head. and time is a lover and i'm caught in her stead / she talks like winds, i wrote her name in the line of my stories / i can't see, the end of me. my whole expanse, i cannot see. i formulate infinity, stored deep inside me / move inside your skin i don't mind dying, down to your heart inside and out / i know where to find you, i know where you go and i just want to let you know. oh you can have me, you can have me all / maybe i was born to hold you in these arms...


Comments

Popular posts from this blog

Sebuah Ulasan Personal Untuk Album Dialog Dini Hari - Tentang Rumahku (2014)

Menerima album Dialog Dini Hari – Tentang Rumahku di meja kerja (waktu masih kerja), sama rasanya seperti saat menerima album OK Karaoke – Sinusoid di meja rumah. Ada rasa puas yang mengalir ketika memiliki album-album dengan package lucu-lucu itu, dan tentunya dengan materi yang tak lekang didengar telinga. Dan setelah saya cukup intensif mendengarkan lagu-lagu DDH—begitu grup musik folks ini biasa disapa—seperti biasa saya akan mengulasnya di blog ini. Sebelas track di album terbaru Dialog Dini Hari yang rilis 2014 ini agak sedikit berbeda dari album-album sebelumnya—saya agak lupa bulan apa rilisnya, kalau tidak salah saya membeli album Dialog Dini Hari ini sekitar bulan Juni-Juli. Mengapa saya katakan sedikit berbeda? Karena memang beda! Hehe. Dialog Dini Hari tetap membawakan musik yang sederhana, dengan permainan gitar akustik Dadang "Pohon Tua" yang melenakan itu, disambangi pertemuan bass Brozio Orah, dan drum dari Bli Deny Surya. Folks apa balada yang hidup dari kese…

Keajaiban di Pasar Senen

Kalau tidak salah ingat, saya pernah punya janji untuk mengisi blog ini lagi dengan ulasan buku. Dan kalau tidak salah ingat juga, saya pernah berjanji di tulisan sebelumnya kalau saya akan mengulas tentang buku yang memotret kehidupan seniman jadi-jadian di sekitar Pasar Senen, pada tahun 1950-an yang sudah lalu. Berhubung hari ini sedang ingin menulis, mungkin akan saya munculkan sedikit cerita tentang seniman Senen yang dipotret dalam tujuh belas cerpen garapan Misbach Yusa Biran.
Awalnya, tak banyak kisah yang diceritakan oleh Misbach Yusa Biran. Almarhum Misbach diminta menulis tentang kehidupan di Pasar Senen berikut senimannya atas usul seorang kawan dari sebuah majalah. Ketika tulisannya naik ke redaksi, ternyata tulisan itu hanya jadi semacam pengisi ruang kosong di majalah itu saja. Tapi, tanpa disangka-sangka, kisah yang ditertawai Misbach itu, rupanya ditertawai juga oleh para pembaca. Karena hal itulah, Misbach mulai giat memotret kisah para seniman Senen yang menamai di…

Mengatur Prioritas Budget Wedding Outdoor di Bandung

Hai! Selamat datang di posting blog pertama di bulan Maret ini sekaligus posting pertama setelah menikah. Kali ini, saya mau membahas tentang tips menyusun acara pernikahan outdoor tapi hemat. Hahaha. Ya, Alhamdulillah, 25 Februari 2017 lalu, saya resmi menikah. Sepanjang melewati proses persiapan pernikahan dan segala printilan lainnya, saya cukup kalem. Rusuh dan gugupnya malah pas udah mau masuk akad nikah. Tapi, setelah seminggu berlalu, kini yang tersisa hanya foto-foto yang jumlahnya ribuan dan hasrat untuk sharing tentang apa saja yang saya pelajari dari mempersiapkan pernikahan. :))

Pernikahan saya sebenarnya direncanakan secara dadakan. Awalnya, saya memilih tanggal di bulan April untuk acara pernikahan. Namun, karena satu dan lain hal, juga karena jadwal kuliah yang semakin padat dan bentrok, akhirnya acara itu saya majukan ke bulan Februari. Jadilah, saya dan suami mengurus segala hal secara dadakan. Hampir semua koordinasi dilakukan melalui whatsapp, dan untuk pemilihan v…