Skip to main content

Baru dari Forum Buku Kaskus66 - Serapium Punya Cerita

Berkah Ramadhan.

Memasuki bulan puasa dan memasuki bulan Juli yang sedikit dingin, menyisakan ampas kopi di tiap malam saya, rupanya kabar membahagiakan datang. Proyek saya bersama ke-10 orang lainnya di Forum Buku Kaskus (66), akhirnya selesai juga diterbitkan secara independen melalui situs penerbitan, Nulisbuku.

Antologi ini memuat sebelas karya penghuni forum buku Kaskus, yang sudah dimoderasi dan didiskusikan sedemikian rupa. Jadi, selain doyan membaca, ternyata kawan-kawan forum buku Kaskus juga benar-benar doyan menulis. Hehe. Nah, setelah melalui diskusi panjang, proofread lewat sesepuh Kaskus66, dan apresiasi oleh para "enthu" di forum buku, sebelas orang ini membereskan naskah masing-masing secara final. Untuk pemilihan sampul depan dan juga isi kumcer selain cerpen itu sendiri juga didiskusikan melalui grup terselubung. Hehehe.


Nah, dari diskusi-diskusi penuh apresiasi tersebut, akhirnya kumpulan cerita ini pun rilis! Berikut ini, penampakan sampul depannya. :D

sampul depan
 Nah, bagi kawan-kawan yang ingin tahu bagaimana para pembaca menuliskan kisah mereka, miliki segera antologi ini! Caranya, kawan-kawan bisa langsung mengunjungi situs Nulisbuku, atau langsung saja klik link di bawah untuk memesan.


Ayo dipesan! :)

Siapa bilang kami hanya bisa membaca, kami juga bisa menulis lho! Membaca, menulis, mengapresiasi.

Salam!

Comments

  1. Keren Ayu ... temanya ttg apa ini?
    Oya selamat ya :) Selamat juga buat teman2 Kaskusernya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tanpa tema, Mama. Ini campuran aja hehe. Makanya Serapium 'bercerita' gitu tajuknya. :)

      Jangan lupa dipesan yaa Mama. :3

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Sebuah Ulasan Personal Untuk Album Dialog Dini Hari - Tentang Rumahku (2014)

Menerima album Dialog Dini Hari – Tentang Rumahku di meja kerja (waktu masih kerja), sama rasanya seperti saat menerima album OK Karaoke – Sinusoid di meja rumah. Ada rasa puas yang mengalir ketika memiliki album-album dengan package lucu-lucu itu, dan tentunya dengan materi yang tak lekang didengar telinga. Dan setelah saya cukup intensif mendengarkan lagu-lagu DDH—begitu grup musik folks ini biasa disapa—seperti biasa saya akan mengulasnya di blog ini. Sebelas track di album terbaru Dialog Dini Hari yang rilis 2014 ini agak sedikit berbeda dari album-album sebelumnya—saya agak lupa bulan apa rilisnya, kalau tidak salah saya membeli album Dialog Dini Hari ini sekitar bulan Juni-Juli. Mengapa saya katakan sedikit berbeda? Karena memang beda! Hehe. Dialog Dini Hari tetap membawakan musik yang sederhana, dengan permainan gitar akustik Dadang "Pohon Tua" yang melenakan itu, disambangi pertemuan bass Brozio Orah, dan drum dari Bli Deny Surya. Folks apa balada yang hidup dari kese…

Keajaiban di Pasar Senen

Kalau tidak salah ingat, saya pernah punya janji untuk mengisi blog ini lagi dengan ulasan buku. Dan kalau tidak salah ingat juga, saya pernah berjanji di tulisan sebelumnya kalau saya akan mengulas tentang buku yang memotret kehidupan seniman jadi-jadian di sekitar Pasar Senen, pada tahun 1950-an yang sudah lalu. Berhubung hari ini sedang ingin menulis, mungkin akan saya munculkan sedikit cerita tentang seniman Senen yang dipotret dalam tujuh belas cerpen garapan Misbach Yusa Biran.
Awalnya, tak banyak kisah yang diceritakan oleh Misbach Yusa Biran. Almarhum Misbach diminta menulis tentang kehidupan di Pasar Senen berikut senimannya atas usul seorang kawan dari sebuah majalah. Ketika tulisannya naik ke redaksi, ternyata tulisan itu hanya jadi semacam pengisi ruang kosong di majalah itu saja. Tapi, tanpa disangka-sangka, kisah yang ditertawai Misbach itu, rupanya ditertawai juga oleh para pembaca. Karena hal itulah, Misbach mulai giat memotret kisah para seniman Senen yang menamai di…

Mengatur Prioritas Budget Wedding Outdoor di Bandung

Hai! Selamat datang di posting blog pertama di bulan Maret ini sekaligus posting pertama setelah menikah. Kali ini, saya mau membahas tentang tips menyusun acara pernikahan outdoor tapi hemat. Hahaha. Ya, Alhamdulillah, 25 Februari 2017 lalu, saya resmi menikah. Sepanjang melewati proses persiapan pernikahan dan segala printilan lainnya, saya cukup kalem. Rusuh dan gugupnya malah pas udah mau masuk akad nikah. Tapi, setelah seminggu berlalu, kini yang tersisa hanya foto-foto yang jumlahnya ribuan dan hasrat untuk sharing tentang apa saja yang saya pelajari dari mempersiapkan pernikahan. :))

Pernikahan saya sebenarnya direncanakan secara dadakan. Awalnya, saya memilih tanggal di bulan April untuk acara pernikahan. Namun, karena satu dan lain hal, juga karena jadwal kuliah yang semakin padat dan bentrok, akhirnya acara itu saya majukan ke bulan Februari. Jadilah, saya dan suami mengurus segala hal secara dadakan. Hampir semua koordinasi dilakukan melalui whatsapp, dan untuk pemilihan v…