Skip to main content

Posts

Showing posts from May, 2012

Rikkat dan Rezim Sekuler Ataturk

Ini sudah Selasa dan mari kita membahas buku apa yang saya baca selama satu minggu ini. Buku ini adalah buku ke-20 dari total 60 buku yang saya jadikan reading challenge di Goodreads. Sebagai sarana untuk lebih memperketat jadwal baca yang kurang akhir-akhir ini, saya membuat tantangan itu. Entah bisa atau tidak, setidaknya saya bisa memulai konsistensi lagi untuk membaca buku, atau koran, atau mungkin selebaran di pinggir jalan. 
Sebenarnya, buku ke-19 tidak saya bahas di blog ini. Mengapa? Karena buku itu termasuk jenis esai dan saya kira tidak akan begitu bisa dicerna jika saya tuliskan ulang ulasannya. Saya paling tidak bisa merangkum buku pengayaan atau kumpulan esai panjang. Saya takut pesan dari buku itu tidak tersampaikan. Sedikit bocoran saja, sebelum buku ini saya melahap habis buku kumpulan esai karya Goenawan Mohamad yang berjudul "Eksotopi". Isinya bercerita tentang sejarah dan bagaimana sejarah itu tetap merah dan melekat dalam ranah pikiran manusia.
Kali ini,…

Weekly Song - Sesuatu Yang Tertunda

Beberapa minggu terakhir, telinga saya kedapatan sedang pas sekali dengan lagu sebuah band Indonesia yang akhir-akhir ini jarang sekali terdengar pasca sang drummer tertangkap polisi karena kasus narkoba. Kasus yang sepele sebenarnya. Padahal, begitu banyak cukong-cukong besar di balik kasus seperti itu. Tapi, ya sudahlah. Nasi sudah menjadi bubur dan pihak berwenang telah memutuskan perkara yang tidak bisa tidak selesai.
Pernahkan kalian mendengar lagu-lagu dari Padi? Band yang digawangi oleh empat orang berbakat dalam musik dan lirik ini telah sukses mengambil hati saya pada salah satu lagu. Saya mengerti, kenapa mereka benar-benar memiliki musikalitas sebagus itu. Pasalnya, sang gitaris, Piyu, memang lahir dari pemahaman yang keren terhadap musik-musik dari Sonic Youth, band noise-experimental asal Seattle. Dan Fadly, menang dalam bagian lirik. Entah karena memang puitis atau karena menggemari Pearl Jam, saya pun tak tahu pasti.
Lagu yang bergelayut ini kurang lebih bercerita tent…

Militansi Kaum Tertindas

Oleh Ayu Welirang

Menari pada selongsong api,
menggeliat di atas aspal perut bumi
teriak kemarahan
atas sebuah pembodohan

Bergumulan rapal
pada mula hari
Eratkan kepal
hunus sabda tikus negeri!

Yang bebal,
enggan jumpai marah
Yang ideal,
berjuang sampai tetirah merah…

dimuat di harian tongkrongan on-line Angkringanwarta pada 01 April 2012


Narkoba dan Sosialita

Hari ini Selasa dan sejak pertama blog ini ganti orientasi menjadi blog segala macam review, saya bertekad untuk konsisten mengisi blog dengan entry ulasan buku setiap hari Selasa. Namun, entah kenapa akhir-akhir ini saya agak mengalami penurunan minat baca. Reading challenge di Goodreads saya pun agak terabaikan. Saya memang masih sempat membaca, namun bacaan yang saya habiskan adalah bacaan yang belum selesai di akhir minggu bulan April lalu. 
Jadi, kali ini saya akan membahas tentang buku yang sudah lama saya baca. Bukunya pun buku lama. Kertasnya sudah menguning. Sampulnya sudah sobek disana-sini. Tapi, ada satu kesenangan ketika membacanya. Sang penulis masih ada dalam sisi 'idealis' setelah akhirnya banting setir menjadi penulis genre metropop dan semacamnya.
Kali ini, saya akan membahas sebuah buku dari Alberthiene Endah. Buku ini menjadi salah satu buku di reading challenge Goodreads saya tahun lalu. Buku ini saya temukan di antara tumpukan buku-buku mengenai penganta…