Ode Untuk Chairil

Ode Untuk Chairil
Oleh: Ayu Welirang

Untuk Tuan,

Akankah malam tetap dingin?
Di sana, di peraduan terhampa
Adakah selimut tebal yang berpilin
menemani kau di alam sana?

Sudah lewat waktu
sudah lewat titik temu
Kau sudah beku
dalam imaji dan tiap kalbu

Setebal asaku, karyamu kukenang
Inilah yang kutahu, kau tetap menggenang
dalam tiap jiwa-jiwa gamang

Chairil,
Tak perlu lagi persoalkan waktu
Tak ada lagi sepi
Kita sudah sama tahu
Nasib dan sunyi, milik sendiri

Jakarta, 26 Juli 2012
:Mengenang 90 Tahun Alm. Chairil Anwar - Penyair '45

You Might Also Like

1 comments