Militansi Kaum Tertindas

Oleh Ayu Welirang

Menari pada selongsong api,
menggeliat di atas aspal perut bumi
teriak kemarahan
atas sebuah pembodohan

Bergumulan rapal
pada mula hari
Eratkan kepal
hunus sabda tikus negeri!

Yang bebal,
enggan jumpai marah
Yang ideal,
berjuang sampai tetirah merah…

dimuat di harian tongkrongan on-line Angkringanwarta pada 01 April 2012



You Might Also Like

14 comments

  1. wihh kerenn, sedikit aja tapi pesannya dapet :)

    ReplyDelete
  2. @NFbingung mau isi di blog apaan. jadi, isi tulisan lama aja deh.. XD

    ReplyDelete
  3. ini intinya lagi sebal ya sama sesuatu ?

    ReplyDelete
  4. Wah! Dah pernah masuk koran ya? Mantep, dahh... ;-)

    ReplyDelete
  5. @eksak Makan2.... hahahha... (eh dah lama yah??)

    ReplyDelete
  6. Populasi tikus di negeri ini, sepertinya semakin lama semakin banyak aja ya. (=,=)

    Padahal udah ada pawang khusus tikus, tapi tetep saja, populasi mereka masih merajalela. (T^T)

    btw, kenapa namanya berganti mjd aksara maya? Bukan the blue revier lagi ya?

    ReplyDelete
  7. @Anak Rantauudah. karena bingung aja mo posting apa...

    ReplyDelete
  8. @enhakarena saya sudah tidak lagi terus-menerus mereview :D

    ReplyDelete