05 March 2012

Di Jalanan, Angkat Gelasmu Kawan!

Sejak berkutat dalam skena Grunge, saya jadi jarang tidur. Saya sering pulang malam. Sepulang dari kantor, saya langsung beres-beres kontrakan dan pergi lagi. Semua itu cuma demi nongkrong. Entah sudah berapa lama saya di jalanan, tidak pulang ke rumah orang tua. Belum berani pulang, karena saat itu saya pergi dengan meninggalkan kesan yang 'agak' buruk. Dan sekarang, di sinilah saya, di sudut kecil yang bernama Ciputat. Bersama dengan orang-orang yang satu scene, saya berkumpul. Berkumpul sampai pagi hanya untuk sharing dan melakukan hal-hal berguna. Selain hal berguna, tentu saja banyak juga hal yang tak bergunanya, seperti main kartu, mabuk-mabukan, dan tidur pulas di pinggir jalan sampai terusir satpam pada pagi harinya. Tapi tenang saja. Jangan buru-buru menilai jelek saya, karena saya hanya nongkrong, tidak ikut minum alkohol.

perkumpulan 'no maden people'


Foto di atas terdiri dari bermacam-macam 'rakyat' dari segala suku bangsa. Yang paling depan, gondrong, dan sedang mengapit rokok di jarinya, bernama Mbah Man. Dia berasal dari Surabaya. Pertama kali datang dan pertama kalinya mengangkat gelas di Jakarta adalah ketika mengantar Bang Donald; gitaris Gugurbunga band Grunge (di foto itu yang memakai jaket hood berwarna putih).

Sebelah kiri Mbah Man ada Imam dari band noise rock experimental; Arc Yellow. Dia pertama kali mampir ke tempat kami yang notabene adalah anak-anak kaburan alias tukang kabur, sejak mengenal anak-anak band Gugurbunga di acara tahun baru 2011 yang lalu. Band Imam main dan saat itu, dia berkenalan dengan Zhygoth--pacar saya sendiri--bassist Gugurbunga.

Dan selain dari kedua orang itu, mereka orang-orang lama. Saya pun sudah cukup lama, sehingga saya tak perlu lagi bercerita tentang asal-muasal saya bisa terdampar di sana.

markas dan tempat nongkrong

Biasanya, saya mulai pergi ke tempat nongkrong sekitar jam sembilan lewat. Berhubung teman-temannya sudah saya kenal baik dan tidak mungkin sekalipun akan macam-macam, saya berani saja datang. Malah, yang sering bikin onar ya orang luar tongkrongan. Saya pun kerap kali dibela oleh teman-teman tongkrongan saya kalau ada yang mengganggu.

Sedikit cerita tentang tempat nongkrong pada foto di atas.

Ada tulisan 'Punk Rock URC' di foto tersebut dan ada dua orang di situ. Tulisan itu tidak pernah terhapus sejak dulu. Sejak adanya komunitas punk Bunga Hitam di Kampung Utan Ciputat sampai tahun 2012 ini, tulisan itu masih awet. Dan dua orang di atas adalah beberapa orang yang masih bertahan untuk menjaga idealisme dan menjaga tempat nongkrong sampai saat ini. Belum ada yang berani mengusiknya, termasuk ormas.

Sebelah kiri bernama Bang Dian; seorang tattoo artist yang ahli. Di kalangan anak punk, dia sudah terkenal dan hasil gambarnya pun keren-keren. Wah kalau saya tidak ingat jilbab ini, mungkin tato saya sudah banyak. Hehe. Dia lahir dari keluarga mapan. Ayahnya kepala sekolah, kakaknya jenius dan seorang hacker. Dan dia pun jenius, sama seperti keluarganya. Hanya saja, setiap orang bebas memilih jalan hidupnya masing-masing. Larilah dia, bersama adiknya dan memulai hidup di jalanan sampai sekarang.

Sebelah kanan bernama Zhygoth. Ini dia, orang spesial. Hehe. Dia sangat sosial dan cukup terkenal, dari Depok sampai Tanah Abang. Sejak SMP dulu, dia sudah sering nongkrong di mana saja. Naik kereta di atap, dari Depok. Lalu, turun di mana saja dia mau dan bercengkrama dengan banyak abang-abang. Makanya, sampai kini, dia masih bisa berkuasa karena sudah sering bersosialisasi di jalanan.

ada cahaya di jalanan...

Saya tak takut hidup di jalanan. Justru, saya banyak belajar sisi humanisme dari jalanan. Banyak yang saya pelajari dan saya lihat setiap hari. Ibu yang berjuang, para anak kecil yang berjuang mencari uang untuk sekolahnya, dan sejuta harapan yang bergantung dari jalanan. Hal itu membuat saya bersyukur dan selalu ingat bahwa saya pun telah menjadi bagian dari jalanan, meski memiliki profesi yang lebih baik dan tinggi daripada mereka. Semua itu tidak membuat saya melenggang bebas di awan, justru malah membuat saya selalu melihat ke bawah. Dan bagaimanapun juga, saya akan tetap berada di jalan, sampai saya benar-benar mengerti akan apa yang saya perjuangkan. Bersama teman-teman yang seperjuangan, saya akan berjalan beriringan.

Dan kepada Ibu saya...
Maaf, saya belum bisa kembali ke rumah, sampai saya menemukan cahaya dari jalanan...


Jangan kau takut pada gelap malam.
Bulan dan bintang semuanya teman.
Tembok tua, tikus-tikus liar
iringi langkah kita menembus malam...


Di Sayidan, di jalanan
oh angkat sekali lagi gelasmu kawan
Di Sayidan, di jalanan
tuangkan air kedamaian (*)


Salam,

~Ayu~

(*) adalah lagu Shaggy Dog - Di Sayidan

28 comments

3/05/2012 9:25 PM

anak bandel .. hayoh sekarang pulang, emakmu dah nyariin tuh .. hehey :P

3/05/2012 10:11 PM

Kalau aku malah takut banget di jalanan Yu.. dan terlalu nyaman di rumah :D semoga cahayanya cepat ditemukan ya yu ... semoga yg Ayu perjuangkan tercapai :D

3/05/2012 10:50 PM

@Stupid monkeyngahahahaa. Nanti ah Bang. Belum pantas pulang. :)

3/05/2012 10:51 PM

@Haya Nufusamin Kak :)

3/05/2012 11:02 PM

Hm, menurutku lebih baik Ayu temui ibu meskipun tidak pulang. Minta maaf secara langsung. Meskipun Ayu tidak pulang, tapi maafnya datang. Kita tidak akan tahu sampai kapan kita bisa bersama orang yang kita cintai, Ayu...

Dan semoga kamu menemukan apa yang kamu cari di jalanan... :)

3/05/2012 11:11 PM

Kebersamaan. Saya kagum dengan kebersamaan kalian. :)

3/05/2012 11:28 PM

@Harmony MagazineTerima kasih Mbak. Yah, saya ingin pulang tapi gimana ya.. :(

3/05/2012 11:28 PM

@AsopJalanan memang bukan pilihan, tapi.. Jalanan banyak mengajarkan kehidupan.

3/06/2012 12:21 AM

sampaikanlah pada ibuku
aku pulang terlambat waktu
ku akan menaklukkan malam
dengan jalan pikiranku*

Eross & Okta - GIE
:) :)

3/06/2012 1:59 AM

jalanan mngajari Qta bnyk hal,...
jalanan mmbuat mnusia lbih peka trhdp kmanusiaan
nmun jalanan jg dpt mnjerumuskan Qta ke lubang kegilaan

mka hti-hti bila brjalan di jalanan !
apalagi klo pas ujan,,
klo ga' hti-hti bs kepleset :-?

3/06/2012 7:29 AM

ihihi, dunia yg seperti ini pernah saya lewati... jarang pulang, nongkrong berlama-lama di kampus, mencari jati diri diluar rumah. tapi sekarang, benar-benar nyaman dirumah. sesekali gila-gilaan bersama teman-teman.

tapi... saya agak ngeri loh yuk sama orang gondrong! hihihi :p

3/06/2012 8:54 AM

hehehe...Nay kaga berani keluar malem2, karena apa? karena... ehh karenaa.. Nay gampang masuk angin :D maklum bodi kuyusss...

3/06/2012 10:26 AM

Sayidan deket rumah nenekku lho hehe :)
Ayo pulaaang... Dah berapa taun gak pulang?

3/06/2012 10:28 AM

@Iannd kaumkucelSampaikanlah pada bapakku, aku mencari jalan atas semua keresahan-keresahan ini. Kegelisahan manusia. Retaklah, malam yang dingin. Tak pernah berhenti berjuang, pecahkan teka-teki malam. Tak pernah berhenti berjuang, pecahkan teka-teki, keadilan.

3/06/2012 10:29 AM

@SandyHahaha :D

3/06/2012 10:29 AM

@SyamatahariKok ngeri? :)

3/06/2012 10:30 AM

@Naya ElbetawiMinum anti-angin.. #eh

3/06/2012 10:42 AM

Di jalanan.... kami sandarkan cita2 (iwan Fals). Lho malah nyani haha....
Kunjungan perdana sob, lam kenal :)

3/06/2012 1:21 PM

hehehe..iya Mbak, saya penasaran utk bisa melihat/menikamati sesekali acara nongkrong spt itu. Kapan2 ajak saya nongkrong dunk? Mnrt saya malam atau siang itu realtif sama, kejahatan tak eknal waktu. Saya ebberapa kali pernah 'nginep' di terminal dan aman-aman sj..yg penting ttp waspada dan take care

3/06/2012 1:26 PM

@Tebak Ini Siapaiya nih pengen pulang... :(

3/06/2012 1:27 PM

@Anak RantauWah ada anak Oi juga nih :D

3/06/2012 1:32 PM

@Ririe KhayanSip Mbak. :D

3/06/2012 2:25 PM

grunge ya?
senang eddie vedder dan pearl jam dong?

3/06/2012 2:58 PM

@Fajrin ThamrinSenang dong.. :)

3/06/2012 6:58 PM

@Ayu Welirangjangan lupa ya, kalo pulang sekalian bawa nasi goreng, laper nih .. wew :D

3/06/2012 8:33 PM

@Stupid monkeyke gunung wae lah. :D

5/18/2012 2:50 PM

Saya hanya mau ngasih lirik lagu 'Gie' ini..semoga kamu dapat inspirasi :D
" Sampaikanlah pada ibuku
Aku pulang terlambat waktu
Ku akan menaklukkan malam
Dengan jalan pikiranku"
"Sampaikanlah pada bapakku
Aku mencari jalan atas
Semua keresahan-keresahan ini
Kegelisahan manusia"

" retaplah malam yg dingin"
"tak pernah berhenti berjuang
pecahkan teka-teki malam
tak pernah berhenti berjuang
pecahkan teka-teki keadilan"
"Berbagi waktu dengan alam
Kau akan tahu siapa dirimu yg sebenarnya
Hakikat manusia"
"keadilan, keadilan

* akan aku telusuri
jalan yg setapak ini
semoga kutemukan jawaban"

5/18/2012 4:55 PM

@Yoswa Mardhikaibusyet! kopas lirik dong? :DDD

Post a Comment