Playlist Galau Satnite, Tiga Venus, Sampoerna Mild

Ah ya, sekarang saya menulis lagi. Merampungkan bangkai antologi puisi sampah saya dan beberapa draft novel yang sudah lama membusuk tanpa dibuang, dibakar, dilemparkan ke tengah laut, atau didaur ulang. Ya begitulah saya, dengan mood yang sulit ditentukan. Entah karena saya perempuan, entah karena memang benar-benar tidak punya konsistensi tinggi. Yang jelas, sekarang ini, saya jadi menulis membabi-buta lagi. Dan itu berarti, hidup saya yang agak sedikit tidak karuan, kembali menghiasi saya. 

Beer, kopi, rokok, beli buku sebanyak mungkin, dan malas kerja...
Empat hal di atas adalah hidup saya, ketika dulu saya rajin menulis dan saya paling takut kalau itu kembali terjadi. Dan sekarang ini, 50 bahkan 75 persen dari lima hal itu, mulai kembali mengawang-awang dalam pikiran. Dan apa yang saya dapat? Kantong kering, tapi draft novel saya benar-benar rampung. Sebuah kontradiksi yang sangat seksi bukan?

Nah, apa inti dari tulisan ini? Tidak ada sama sekali kok. Intinya, saya curhat lagi, mengoceh lagi, dan itu berarti, saya lagi aeng seperti biasa! Hahaha...

lalalaaaa...

Beberapa hari terakhir ini, saya agak sakit-sakitan karena terlalu sering begadang hanya untuk menulis. Dan akhir-akhir ini pula, saya menyentuh hal itu lagi. Suatu benda berasap yang saya diamkan selama beberapa tahun, dan berhasil saya tendang jauh-jauh. Sekarang, saya menyentuh benda itu lagi, sebuah batangan sampah untuk paru-paru saya. Uh... Dan di samping itu semua, selalu ada buku yang menghiasi. Anehnya, saya tidak merasa takut kekurangan uang hanya karena saya hamburkan untuk sampah-sampah itu. Yah mau bagaimana lagi. Inspirasi saya dengan mudah muncul karena itu, apa ya namanya? Sampoerna Mild, kopi, dan buku-buku yang berbagai macam. Semua itu saya beli dengan hasil keringat saya yang akhir-akhir ini sudah jarang diperas karena saya malas bekerja. Lalu, bagaimana saya mau merokok dan membeli kopi kalau saya tidak bekerja? Ternyata saya masih bisa hidup, karena ada gitar dengan senar karatan milik teman, yang saya gunakan untuk mencari uang dikala senggang. Oh Tuhan, saya tidak ingin begini lagi! Saya tidak ingin kembali seperti dulu. Dan nyatanya, saya malah melanggar janji saya terhadap diri sendiri.

Sedih? Tentu saja. Siapa sih yang tidak sedih karena melanggar janji. Sudah melanggar janji, merusak hidup pula. Tentu sedih. Tapi, di balik kesedihan saya, ternyata ada hasil yang saya dapat. Oh... Entahlah. Apakah saya harus bangga atau harus mengumpati diri sendiri karena semua ini? Saya pun tidak pernah mendapatkan jawabannya.

Yang saya tahu, akhir-akhir ini saya lebih sering melamun, mengetik, merokok, meminum kopi sampai dosis yang berlebihan dan mendengarkan lagu mellow sepanjang hari... :(

Tidak percaya?
Silakan lihat daftar lagu saya beberapa minggu terakhir...
  1. Angels and Airwaves - Breathe
  2. Copeland - On The Safest Ledge
  3. L'arc En Ciel - My Dear
  4. Adele - Make You Feel My Love
  5. Dashboard Confessional - A Plain Morning
  6. Incubus - Love Hurts
  7. Oasis - Don't Go Away
  8. Coldplay - Trouble
  9. Monkey to Millionaire - Merah
  10. The Trees and The Wild - Noble Savage
  11. Sister Morphin - Baik Untukku
  12. Blink 182 - Stay Together For The Kids
  13. Silverchair - Black Tangled Heart
  14. Pearl Jam - Indifference
  15. Cranberries - Linger
  16. Five For Fighting - Dying
  17. Rivermaya - Bali Song
  18. Foo Fighters - Walking After You
  19. Bic Runga - Sway
  20. Dido - Thank You
  21. Jewel - Down So Long
  22. Natalie Imbruglia - Torn
  23. New Radicals - Someday We'll Know
  24. Astrid - Tentang Rasa
  25. Padi - Jangan Datang Malam Ini
  26. Mr. Big - To Be With You
  27. Amazing in Bed - Romansick
  28. The Adams - Hanya Kau
  29. Ballerina's Killer - Seharusnya Kau Tahu Arti Sepi
  30. Bunga - Kasih Jangan Kau Pergi
Ya ampun... Saya mungkin sedang hancur sekarang dan entah apa yang saya harapkan dari semua ini. Saya belum merasa nyaman dalam zona aman. Dan saya kadang merindukan saat-saat liar seperti dulu, saat saya dalam zona aman.

Semoga saya diselamatkan dengan segera... T^T

Comments

  1. lagu'a sadis kaya 50% tuh lagu sering w setel deh dikantor,hehehe
    ati2 mba jangan terlalu sering melamun,soalnya ntar takut kesambet setan banci loh :)

    ReplyDelete
  2. saya mungkin tidak perlu berkomen tentang bahaya merokok. hahaha...

    saya pikir cukuplah menulis yang menjadi candu, dan kopi juga mungkin tidak masalah... :)

    ReplyDelete
  3. enak, menulis bisa dipicu seperti itu.

    ReplyDelete
  4. @Andy hahahaaa melamun itu untuk imajinasi...

    ReplyDelete
  5. Damn..playlist lagumu maknyuss..

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Sebuah Ulasan Personal Untuk Album Dialog Dini Hari - Tentang Rumahku (2014)

Keajaiban di Pasar Senen

Weekly Song - Oksigen (Sastra Akustik Dialog Dini Hari)