Skip to main content

Review: Ballerina's Killer - Seharusnya Kau Tau Arti Sepi

BallKill -BALLerina's KILLer
Suatu karya yang gemilang lagi, dari seorang kakak sekaligus ayah bersama-sama di bukumuka maupun dunia nyata yang bernama Tokoh Antagonist. Beliau ini pernah saya review juga lagunya, di band Klepto Opera dan kali ini, band beliau dengan sang istri akan saya review kembali.

Band beliau dan istri--mbak Eka Rina Wahyuni, bernama Ballerina's Killer. Ketika itu, sebuah invite event di bukumuka dan sebuah review dari tante saya, tante girang gipsi Putri Sarinande, membuat saya datang pagi-pagi ke kantor hanya untuk buffering video dari Ballerina's Killer.

Lagu yang akan di-review dari BallKill--begitu singkatan band ini--berjudul Seharusnya Kau Tau Arti Sepi. Seperti biasa, hal pertama yang menarik adalah permainan instrumen yang tidak biasa. Dan yang kedua, video klip yang sepertinya produksi indie, yang sangat keren sekali! Oh Tuhan, orang-orang kreatif memang keren sekali ya kalau buat sesuatu yang hasilnya akan nancep di hati dan pikiran kita. Saya sampai mengulang beberapa kali videonya.

Untuk lirik, saya pastikan sangat-sangat semantik. Kalau diartikan secara benar mungkin akan sedikit mengalami fase 'bingung'. Tapi, kalau diartikan tidak pakai logika ya malah bisa menangkap maksudnya. Dan saya pun sekarang sedang mendengarkan berulang-ulang untuk bisa menuliskan liriknya, karena di youtube, kualitas suaranya kurang maksimal. Jadi, liriknya nggak terlalu terdengar. :(

Kalau maksud yang saya tangkap di sini, tokoh yang menggambarkan sebuah kesepian, sedang mengalami penyesalan terhadap kondisi kesepiannya saat ini. Dilihat dari kata-kata "seharusnya" yang kerap kali tersebut di tiap penggalan lirik. Penulis lirik ingin memberikan suatu pemahaman akan sepi. Kalau kita bandingkan dengan lirik-lirik lagu Efek Rumah Kaca yang kebanyakan menghasut untuk MENYEPI sampai-sampai bunuh diri. Di lagu ini, yang memang musiknya cukup bisa menghasut ke dalam sebuah sepi, liriknya tidak terkesan menghasut. Untuk lirik dan musiknya memang cukup bertolak belakang. Tapi, setidaknya kita jadi bisa mengerti akan sebuah sepi, apakah harus selalu melankoli, terhasut ataupun menjadi ikut-ikutan sepi. Saat mendengarkan lagu ini, memang kita akan sedikit sepi, tapi sesudahnya, kita akan berpikir untuk tidak terlalu larut dalam sepi dan hal yang menyangkut kesepian. Intinya, ini tentang sebuah penyesalan, karena ada kata "seharusnya" di lirik.

Video yang dimaksud, bisa kalian semua saksikan di sini.




Seharusnya Kau Tahu Arti Sepi
seharusnya kubisa, tumbuh dan bersemi 
seharusnya kubisa, bertahan tak berlari

percuma.. dunia berputar semestinya 
percuma.. kau paksa aku merubahnya

seharusnya.. kubiarkan kau tahu arti sepi

Berhubung ada seorang blogger yang namanya Miss U' nggak bisa buffer youtube di kantornya, ini saya sediakan reverbnation yang cuma berisi lagu tanpa video... 




~selamat menikmati~


rgrds,

-ayuu-

Comments

  1. belum bisa liat yutub di jam kantor (kena blokir) -__-a

    tapi intinya tentang sepi ya?? *banyak kata sepi di paragrap terakhir* :D

    ReplyDelete
  2. @socafahreza's blog: pastinya laaaah keren..

    @Miss 'U: ok kalo gitu ini ayu kasih buffer reverbnation aja.. :D nggak diblokir kaaan reverbnation-nya?

    ReplyDelete
  3. Eh eh, waduh, saya baru ngeh di pertengahan posting-an bahwa ini adalah video musik. :(
    Dari gambar awal saya pikir ini tentang buku, cerpen, atau novel.

    ReplyDelete
  4. @Asop: Haha. Ini yang bikin lagu ini juga penulis kok Sop. :P

    ReplyDelete
  5. jadi bisa dengerin lagunya juga walu youtube ga bisa.

    ReplyDelete
  6. buffer reverbnation itu apa?? ajarin dooong :D

    eh, singgah di blogku, ada Pe Er =P

    ReplyDelete
  7. @Baha Andes: sippp gimana lagunya?

    @Miss 'U: itu reverbnation udah saya update di postingan.. dilihat aja mbak kalo mau denger lagunya :D

    ReplyDelete
  8. band indie ya...

    video-nya apik...

    belepotan gitu ...


    dan saya akui...liriknya mmg...rada2 berat buat org yg biasa dengar pop :D

    ReplyDelete
  9. waaahh.. ada kekhususan untukku... XD
    jadi terhura =P
    makasiiih mak ayuu.... inget pe er ya... *teuteup* hihihi....

    ReplyDelete
  10. @Skydrugz: band grunge experimental noise rock indie hahahaha :D

    @Miss 'U: iyaaaa ini lagi dibikin pr-nya cuma lagi cari gambar yang pas buat postingnya xD

    ReplyDelete
  11. w suka kesepian & ketenangan dari dulu,tau kenapa kalau sepi & tenang w malah tau apa arti & guannya hidup skearang & nanti yang cuma sebentar ini
    soalnya kalau w deket dengan keramaian jadinya w lupa jati diri w yang sebenarnya,

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Sebuah Ulasan Personal Untuk Album Dialog Dini Hari - Tentang Rumahku (2014)

Menerima album Dialog Dini Hari – Tentang Rumahku di meja kerja (waktu masih kerja), sama rasanya seperti saat menerima album OK Karaoke – Sinusoid di meja rumah. Ada rasa puas yang mengalir ketika memiliki album-album dengan package lucu-lucu itu, dan tentunya dengan materi yang tak lekang didengar telinga. Dan setelah saya cukup intensif mendengarkan lagu-lagu DDH—begitu grup musik folks ini biasa disapa—seperti biasa saya akan mengulasnya di blog ini. Sebelas track di album terbaru Dialog Dini Hari yang rilis 2014 ini agak sedikit berbeda dari album-album sebelumnya—saya agak lupa bulan apa rilisnya, kalau tidak salah saya membeli album Dialog Dini Hari ini sekitar bulan Juni-Juli. Mengapa saya katakan sedikit berbeda? Karena memang beda! Hehe. Dialog Dini Hari tetap membawakan musik yang sederhana, dengan permainan gitar akustik Dadang "Pohon Tua" yang melenakan itu, disambangi pertemuan bass Brozio Orah, dan drum dari Bli Deny Surya. Folks apa balada yang hidup dari kese…

Keajaiban di Pasar Senen

Kalau tidak salah ingat, saya pernah punya janji untuk mengisi blog ini lagi dengan ulasan buku. Dan kalau tidak salah ingat juga, saya pernah berjanji di tulisan sebelumnya kalau saya akan mengulas tentang buku yang memotret kehidupan seniman jadi-jadian di sekitar Pasar Senen, pada tahun 1950-an yang sudah lalu. Berhubung hari ini sedang ingin menulis, mungkin akan saya munculkan sedikit cerita tentang seniman Senen yang dipotret dalam tujuh belas cerpen garapan Misbach Yusa Biran.
Awalnya, tak banyak kisah yang diceritakan oleh Misbach Yusa Biran. Almarhum Misbach diminta menulis tentang kehidupan di Pasar Senen berikut senimannya atas usul seorang kawan dari sebuah majalah. Ketika tulisannya naik ke redaksi, ternyata tulisan itu hanya jadi semacam pengisi ruang kosong di majalah itu saja. Tapi, tanpa disangka-sangka, kisah yang ditertawai Misbach itu, rupanya ditertawai juga oleh para pembaca. Karena hal itulah, Misbach mulai giat memotret kisah para seniman Senen yang menamai di…

Mengatur Prioritas Budget Wedding Outdoor di Bandung

Hai! Selamat datang di posting blog pertama di bulan Maret ini sekaligus posting pertama setelah menikah. Kali ini, saya mau membahas tentang tips menyusun acara pernikahan outdoor tapi hemat. Hahaha. Ya, Alhamdulillah, 25 Februari 2017 lalu, saya resmi menikah. Sepanjang melewati proses persiapan pernikahan dan segala printilan lainnya, saya cukup kalem. Rusuh dan gugupnya malah pas udah mau masuk akad nikah. Tapi, setelah seminggu berlalu, kini yang tersisa hanya foto-foto yang jumlahnya ribuan dan hasrat untuk sharing tentang apa saja yang saya pelajari dari mempersiapkan pernikahan. :))

Pernikahan saya sebenarnya direncanakan secara dadakan. Awalnya, saya memilih tanggal di bulan April untuk acara pernikahan. Namun, karena satu dan lain hal, juga karena jadwal kuliah yang semakin padat dan bentrok, akhirnya acara itu saya majukan ke bulan Februari. Jadilah, saya dan suami mengurus segala hal secara dadakan. Hampir semua koordinasi dilakukan melalui whatsapp, dan untuk pemilihan v…