Pada Suatu Petang


gambar dari sini


tidaklah merindu senja,
hanya lebih senang
menitip salam pada petang

sepetak petang bukan senja
tak ada semburat kilau
berhias jingga di sana
hanya sebentuk gigilan pilu
yang mengiba rindu
dalam suatu abuabu

pada sepetak petang
kukemas gigilan dari radang
pilu yang memacu rindu
akan sebentuk bayang

pada suatu petang
kutitipkan semburat jingga
berkilau dan berbayang
menghilang dalam kotak kaca

#pada suatu waktu
Jakarta, 17 November 2011

Comments

  1. @Sitti Rasuna Wibawa: coba, saya mau tanya.. sajak apa yang bisa dimengerti oleh una? :) sebut satu aja, siapa tau saya kenal yang bikinnya.

    ReplyDelete
  2. Sajak apa? o_o
    Aku kalo baca puisi suka ga ngerti maksudnya hehehe

    ReplyDelete
  3. @Sitti Rasuna Wibawa: padahal saya juga nggak tau ini apa huhuuu T^T

    ReplyDelete
  4. Intinya petang itu jingga #eh :D

    ReplyDelete
  5. Yah, seperti biasa, saya kurang bisa memaknai puisi. Jadi, saya numpang komentar aja deh. :D

    ReplyDelete
  6. @BasithKA: oh tidak bisaaaa.. petang dan jingga itu berbeda...

    @Asop: yah numpang komentar tapi gak berkomentar...

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Sebuah Ulasan Personal Untuk Album Dialog Dini Hari - Tentang Rumahku (2014)

Keajaiban di Pasar Senen

Weekly Song - Oksigen (Sastra Akustik Dialog Dini Hari)