Posts

Showing posts from November, 2011

Jakarta Pagi Ini

Image
Pagi ini hujan. Saya tahu, kapan bilangan Lebak Bulus dan sekitarnya hujan. Tepatnya turun hujan sekitar jam empat pagi. Saat itu, saya masih bangun. Dipaksa tidur? Susah! Saya habis menenggak lima gelas join Kopi Luwak racikan saya, yang kelewat kental. Kopi itu saya join dengan Zhygoth GB, Aland GB, Bang Donald GB, Mbah Man dan Mas Apak dari Sidoarjo Jatim sana. Mereka adalah kawan sekaligus saudara dalam satu dunia musik yang sama, yaitu Grunge. Tentang pengertian Grunge, tidak usah dijabarkan lah ya.
Saya bangun dan mengobrol dengan Zhygoth, sementara yang lain sudah tertidur pulas karena pengaruh pil yang disinyalir adalah Xanax dan seketika membuat teler ketika dihantam dengan kopi, apalagi kopinya kopi luwak. Yah, saya akhirnya menghabiskan pagi dengan mengobrol seputar saya, seputar dia, masa depan kami, anak-anak kami, seputar skandal Indonesia, seputar Politik, Ahmadinejad dalam pandangan Yahudi, dan obrolan-obrolan gila lainnya.
Saya sangat tercekat, sekaligus melankoli. O…

Pada Suatu Petang

Image
tidaklah merindu senja,
hanya lebih senang
menitip salam pada petang

sepetak petang bukan senja
tak ada semburat kilau
berhias jingga di sana
hanya sebentuk gigilan pilu
yang mengiba rindu
dalam suatu abuabu

pada sepetak petang
kukemas gigilan dari radang
pilu yang memacu rindu
akan sebentuk bayang

pada suatu petang
kutitipkan semburat jingga
berkilau dan berbayang
menghilang dalam kotak kaca

#pada suatu waktu
Jakarta, 17 November 2011

Review: Ballerina's Killer - Seharusnya Kau Tau Arti Sepi

Image
Suatu karya yang gemilang lagi, dari seorang kakak sekaligus ayah bersama-sama di bukumuka maupun dunia nyata yang bernama Tokoh Antagonist. Beliau ini pernah saya review juga lagunya, di band Klepto Opera dan kali ini, band beliau dengan sang istri akan saya review kembali.
Band beliau dan istri--mbak Eka Rina Wahyuni, bernama Ballerina's Killer. Ketika itu, sebuah invite event di bukumuka dan sebuah review dari tante saya, tante girang gipsi Putri Sarinande, membuat saya datang pagi-pagi ke kantor hanya untuk buffering video dari Ballerina's Killer.
Lagu yang akan di-review dari BallKill--begitu singkatan band ini--berjudul Seharusnya Kau Tau Arti Sepi. Seperti biasa, hal pertama yang menarik adalah permainan instrumen yang tidak biasa. Dan yang kedua, video klip yang sepertinya produksi indie, yang sangat keren sekali! Oh Tuhan, orang-orang kreatif memang keren sekali ya kalau buat sesuatu yang hasilnya akan nancep di hati dan pikiran kita. Saya sampai mengulang beberapa kali…

Segenggam Edelweis

Image
langit dewa merengkuh semesta
berhembus semilir angin sesak udara
meretas kelam dalam setitik cahaya
membawa kabar dari genggaman bunga

taman suryakencana menggariskan nyata
membaur dalam sesakan yang maya
menjauh dari sebentuk hipotermia
menahan nafas sejenak merasa berjaya

ini puncak yang dijanjikan
pada tiap kelana alam
untuk menggenapi pengembaraan
yang tak bersabda pada kalam

#segenggam edelweis yang bersedih
bogor, november '11

Memanggul Rindu

bulan menarik simpul
menjeda kelana malam
pada perempuan yang bergumul
memeluk semesta dan rindu mendalam

perempuan malam merindu kalam
torehan pena surga dan sebentuk salam
seakan bertanya pada semesta alam
akan hidup yang kian mengelam

akankah terus mengeras
dalam perburuan beringas
perempuan malam yang meradang
merindu kalam dan tuhan berbayang


#dialogpagi
dialog tuhan dan perempuan

(Coretan Novel): Jurnal Titik Dua - Prolog

Image
Halo bloggers! Udah lama gak posting. Maklum baru turun hutan dan saya kehabisan uang dan dokumentasi hilang. Cuma souvenir aja yang ada, itu juga ngambil dari pohon. Nyolong gantungan rotan, sarangnya burung hantu. Maaf yaaaa Owlie.. Hehe. Oke, sebelum berangkat kemarin, saya sempat membereskan bangkai draft buku saya yang dulu sempet nggak jelas juntrungannya. Mau dikirim ke penerbit, trauma. Dulu sempet kirim naskah tapi nggak di-follow up. Sekarang, saya udah beresin lagi satu buku yang rencananya sekarang lagi proses sortir di penerbit. Kisahnya tentang jurnalis, ya sedikit banyak ngambil kisah tentang dunia saya sih. Hehe. Dan buat semua, ini akan saya posting draft bab Prolog dari coretan novel saya. Selamat membaca! :)

Prolog
Jalanan macet seperti biasa di Jakarta. Semua berbondong-bondong menuju pusat dan inti Jakarta. Bekerja kantoran, menarik mini bus, mencopet, mengamen, dan segala jenis pekerjaan yang dituju. Rush Hour. Kantor masih sepi padahal jam sudah cukup siang. Itula…