Melankolia: Debu di Beranda



melankolia... bergelut hati dan jiwa...
seperti debu tua bertebar di beranda...

aku:
inikah saat harus melebur
bercampur baur,
dengan debu dan segumpal lumpur?



entah siapa:
bukankah begitu manusia?
menjadi tua, raga dan jiwa
seperti debu berserak di beranda
tersapu hujan dan mengalir entah kemana?

perlahan, ku saksikan ragaku menjadi maya...
di beranda
melebur,
dengan debu dan lumpur...

#di mana entah

-13 juni 2011, 23:33 PM-

Comments

  1. bagus.. selalu bagus puisimu yu.

    ReplyDelete
  2. terima kasih. ini semua juga karena penggodokan dari anak-anak kners sekalian.. (apa2an penggodokan???)

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Sebuah Ulasan Personal Untuk Album Dialog Dini Hari - Tentang Rumahku (2014)

Keajaiban di Pasar Senen

Weekly Song - Oksigen (Sastra Akustik Dialog Dini Hari)